Kemuliaan Menjaga Aurat

http://id.omg.yahoo.com/news/foto-panas-beredar-lagi-nikita-mirzani-syok-090000110.html

Riki Love Football Foreve …

Artis pendatang baru yang namanya naik daun dengan menggelar kemolekan tubuhnya. Yang saya miris adalah Ibundanya adalah wanita yang menggunakan kerudung. Salah satu ciri wanita muslimah. Mengapa demi kepopuleran dan harta dunia rela memurahkan auratnya. Ketika masa Jahilliyah, wanita adalah makhluk murahan. Kaum kafir dengan sewenang-wenang bebas mendapatkan dan menggunakan wanita. Sejak ada Rasullullah SAW, wanita dijadikan makhluk yang mulia dan mahal, wanita ditutup auratnya agar terlindung dari fitnah. Ketika seorang pria ingin mendapatkan wanita (untuk dijadikan istri), maka ada aturan untuk membayar mahar, memberinya nafkah dan sebagainya.

Tetapi, zaman sekarang, wanita khilaf akan perjuangan Rasulullah dengan alasan : ini badan gue, mau apa kek ini badan gue, gue mau kaya, gue mau populer. Sekarang banyak wanita yang “memurahkan” dirinya dan lupa bahwa dirinya dulu adalah makhluk mulia.

Sesungguhnya, jika bukan karena wanita, Allah akan disembah sebaik-baiknya Tuhan. Dan ketika wanita membuka auratnya, maka pada setiap lekukan tubuhnya adalah syetan yang mengajak kepada maksiat.

Semoga kita dilindungi dan dijauhkan dari syetan, jin dan manusia dzalim yang senantiasa menghasut kita ke arah yang buruk dan Jahiliyyah.

Semoga senantiasa Istiqomah. Wanita itu makhluk mulia, maka jangan rusak kemuliaan itu. Wanita Mulia adalah wanita yang menjaga hati, lisan dan badaniahnya.

Alhamdulillah jika merasa tentram membacanya. InsyaAllah akan lebih tentram lagi jika bisa beristiqomah dalam menjalankannya. Ingat Janji Allah SWT (Tuhan Semesta Alam) “Allah akan menjaga wanita-wanita pilihannya yaitu wanita yang senantiasa menjaga auratnya. Dan Allah SWT akan memberikannya pahala yang besar atas kesabarannya”. Jagalah kemuliaan dirimu, wahai makhluk indah ciptaan Allah SWT. Mahalkanlah dirimu, muliakanlah dirimu, tinggikan derajatmu, dengan menutup auratmu. Insya Allah.

Keterangan tentang mahar:
Mahar disini bukan harus Mas Kawin sekian puluh juta. Jangan salah lhoo. Ingat Rasulullah itu adalah orang yang buta huruf dan miskin. Ketika menikah dengan Siti Khadijah, maharnya gak mahal. Yang menjadikannya mahal disini adalah keimanan seseorang. Dan Rasul bukan penguasa sehingga tidak cocok disebutkan memiliku kekuasaan tetapi Pemimpin. Coba baca kisah hidup Rasulullah Saw, Insya Allah akan lebih mengenal sosok beliau.

Ini salah satu mahar Rasulullah kepada Aisyah :

Dengan izin Allah menikahlah Aisyah dengan maskawin lima ratus dirham. Ketika ditanya oleh Abu Salamah bin Abdurrahman tentang jumlah mahar yang diberikan Rasulullah:

Aisyab menjawab, “Mahar Rasulullah kepada istri-istrinya adalah dua belas uqiyah dan satu nasy. Tahukah kamu satu nasy itu? Dijawab, Tidak. Kemudian lanjut Aisyah. Satu nasy itu sama dengan setengah uqiyah, yaitu lima ratus dirham. Maka inilah mahar Rasulullah terhadap istri-istri beliau.“ (HR. Muslim)

Rasulullah Saw menikah dengan Siti Khadijah dengan Mas Kawin 20 ekor unta. Pada saat itu Rasulullah Saw berusia 25 tahun dan Siti Khadijah adalah janda kaya dengan usia 40 tahun. Siti Khadijah-lah yang ingin menikah dengan Rasulullah SAW karena kejujurannya dan budi pekertinya yang baik. Terima kasih.

Kelebihan wanita di balik kelemahannya …

Dari email temanku SMA Affandi Amir yang disebar di milis:

Ternyata wanita memang istimewa, termasuk Ibu yang telah melahirkan kita.

Memang ada beberapa fakta dalam Islam yg membuat beberapa wanita merasa dirinya lebih lemah daripada pria. Hal itu juga yang mungkin membuat beberapa wanita sulit untuk merubah dirinya menjadi wanita Muslimah Sejati:

 1. Wanita auratnya lebih susah dijaga dibanding lelaki.

2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.

3. Wanita persaksiannya kurang dibanding lelaki.

4. Wanita menerima warisan kurang dari lelaki.

5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.

6. Wanita wajib taat kepada suaminya tetapi suami tak harus selalu taat pada isterinya.

7. Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri.

8. Wanita kurang dalam beribadat karena masalah haid dan nifas yang tidak ada pada lelaki.

Padahal dibalik itu semua banyak hal-hal positif yang tidak disadari oleh kaum hawa, yang membuat wanita menjadi lebih istimewa di mata Allah SWT.

Pernahkah kita berfikir bahwa:

1. Benda yang mahal harganya tentu akan dijaga dan dibelai serta disimpan di tempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiarkan terserak bukan? Itulah analogi seorang wanita Islam.

2. Wanita perlu taat kepada suami tetapi lelaki wajib taat kepada ibunya tiga kali lebih utama daripada bapaknya. Bukankah ibu adalah seorang wanita?

3. Wanita menerima warisan kurang dari lelaki, tetapi harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya. Sebaliknya, manakala lelaki menerima warisan perlu menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anaknya!

4. Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh makhluk Allah di muka bumi ini, dan meninggalnya jika karena melahirkan adalah syahid.

5. Di akhirat kelak, seorang lelaki akan  dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita ini: isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya. Sebaliknya, seorang wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 orang lelaki ini: suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya.

6. Seorang wanita boleh memasuki pintu surga melalui pintu mana pun yang disukainya cukup dengan 4 syarat saja: shalat 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat suaminya dan menjaga kehormatannya.

7. Seorang lelaki perlu pergi berjihad fisabilillah, tetapi wanita jika taat kepada suaminya serta menunaikan tanggung jawabnya kepada Allah akan turut menerima pahala seperti pahala orang pergi berperang fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.

Masya Allah … demikian sayangnya Allah pada wanita.