Mendoakan Orang Lain

Dalam berdoa kita juga diajarkan untuk mendoakan orang lain. Mengapa?
Barangkali tulisan ini bisa jadi jawabannya. Silakan menyimak.

Terima kasih

Saya ambil dari sini:
http://ocehanburung.blogdetik.com/2013/08/14/mengapa-kita-harus-mendoakan-orang-lain/

Mengapa kita harus mendoakan orang lain ??
—————————————————————-

Mengapa kita harus mengutamakan menolong Saudara/kerabat dekat terlebih
dahulu baru orang lain??

Mengapa tetangga dikatakan sebagai Saudara yang terdekat yang kita miliki??

Mengapa kita tidak boleh menunda perbuatan baik ??

Banyak dari kita yang mungkin belum meyakini benar bahwa pada dasarnya
kita dan orang lain yang bahkan mungkin tidak kita kenal ternyata saling
berhubungan.

Ya… Kita dengan manusia lain memang saling berhubungan, dalam arti,
bahwa apa yang yang kita lakukan secara langsung atau tidak langsung
akan berpengaruh pada nasib orang lain. Dan itu nyata.

Saya berikan contoh…

Misalkan kita melihat paku kecil berkarat yang ada ditengah jalan dan
kita memutuskan untuk tidak menyingkirkannya, maka inilah awal rentetan
kejadian yang mungkin saja terjadi dan bisa jadi akan terjadi…

Pertama, karena kita memutuskan untuk tidak menyingkirkannya, maka akan
ada seseorang yang terkena paku tersebut, terluka dan karena berkarat
akan menjadi infeksi. Karena infeksi dia akan sakit dan tidak bisa
bekerja, karena tidak bisa bekerja maka penghasilannya akan berkurang,
karena penghasilan berkurang maka keluarganya akan terkena dampaknya,
entah itu tidak sekolah, tidak makan atau bahkan tidak bisa membayar
hutang… dan seterusnya dan seterusnya… Efek berantai akan semakin
membuat makin banyak orang yang bahkan mungkin sama sekali tidak pernah
kita temui akan merasakan dampak dari keputusan ktia tidak menyingkirkan
paku yang seharusnya bisa menghindari dari masalah tersebut.

Pernahkah kita berfikir sampai kesana?? Seharusnya itu kita fikirkan
sebelum kita memutuskan untuk menunda atau membatalkan untuk berbuat baik.

Kita semua berhubungan, Connected… antara satu mahluk dengan mahluk
lain, benda dengan mahluk lain, benda dengan benda lain, kita semua
berhubungan… kita adalah untaian benang kehidupan yang sangat panjang
yang mengelilingi dunia ini, yang mana satu sama lain akan saling
berpengaruh… sangat berpengaruh. Semakin dekat kita terhubung, akan
semakin kuat imbas atau impact dari sesuatu yang keputusan yang dibuat.
Itu pasti dan itu sangat masuk akal.

Karenanya…

Apa yang Agama kita ajarkan untuk kita diatas sudah sangat nyata manfaatnya.

Mengapa kita harus mendoakan orang lain yang bahkan mungkin tidak kita
kenal ?? apa manfaatnya ??

Jawabannya adalah karena kita terhubung dengan mereka semua… Keputusan
yang mereka buat secara langsung atau tidak langsung akan berpengaruh
pada hidup kita.

Coba fikirkan,

apa jadinya dunia ini jika Thomas alfa Edison putus asa setelah seratus
kali percobaan lampunya?? Padahal dia baru berhasil pada percobaannya
yang ke seribu.

Yang simple saja, siapa yang menyangka jika kita yang sudah berkendara
dengan hati-hati dan stabil masih bisa terkena musibah ditabrak atau
diserempet oleh mobil lain yang tidak hati-hati ?? itu karena
keputusan/kejadian orang lain akan berpengaruh bagi kehidupan kita.

Sekali lagi…

KITA SEMUA TERHUBUNG.

WE ARE CONNECTED !!!

Jangan sepelekan untuk terus mendoakan orang lain, sigap dalam berbuat
baik, memberi perhatian lebih pada saudara/ kerabat dekat, menjaga
silaturahim pada tetangga kita.

Karena kita diciptakan tidak lain untuk membuat rantai kehidupan ini
menjadi lengkap dan stabil… jangan sia-siakan kepercayaan Tuhan untuk
menghidupkan dan dan ikut menyenimbangkan Dunia ini pada kita…

Kita dipilih untuk hidup tidak lain untuk menyempurnakan kehidupan bagi
orang lain…

Bersyukurlah karenanya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: